Tampilkan postingan dengan label KOMBEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOMBEL. Tampilkan semua postingan

Perdana Komunitas Belajar Semester Genap; Microsoft Word dalam Pembuatan Modul Ajar (RPP)

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Pada hari Rabu, 8 Januari 2025, seluruh guru dan tenaga kependidikan SD Negeri 10 Mentok berkumpul dalam pertemuan perdana Komunitas Belajar (Kombel) semester genap Tahun Pelajaran 2024/2025. Agenda utama pertemuan ini adalah penguatan kompetensi guru dalam pembuatan dan pengelolaan modul ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menggunakan Microsoft Office Word. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Isriyanto, S.Pd.SD., yang juga bertindak sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Bapak Isriyanto menekankan pentingnya RPP atau modul ajar sebagai pedoman bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Beliau menyampaikan bahwa RPP yang baik akan membantu guru dalam menyajikan materi pembelajaran secara sistematis, mengukur pencapaian pembelajaran siswa, serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.

Materi pelatihan yang disampaikan mencakup berbagai aspek terkait pembuatan modul ajar, mulai dari dasar-dasar penyusunan hingga pemanfaatan teknologi untuk memperkaya konten modul ajar. Salah satu poin penting yang dibahas adalah pemanfaatan Gemini sebagai referensi dalam pembuatan modul ajar. Gemini, sebagai salah satu platform kecerdasan buatan, dapat membantu guru dalam mencari informasi, menyusun materi, dan bahkan menghasilkan ide-ide kreatif untuk pembelajaran.

Selain itu, peserta pelatihan juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung cara mengelola modul ajar menggunakan Microsoft Office Word. Sebagai sebuah aplikasi pengolah kata, Microsoft Word memiliki berbagai fitur yang sangat berguna untuk menyusun dokumen pembelajaran, seperti format penulisan, tabel, gambar, dan hyperlink. Dengan menguasai fitur-fitur ini, guru diharapkan dapat menghasilkan modul ajar yang menarik, informatif, dan mudah dipahami serta diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran.

Integrasi antara Microsoft Office Word sebagai pengolah kata dengan pembuatan administrasi pembelajaran menjadi fokus utama dalam pelatihan ini. Peserta diajak untuk melihat bagaimana Microsoft Word dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis dokumen pembelajaran, seperti modul ajar atau RPP, lembar kerja siswa, dan laporan hasil belajar. Dengan demikian, guru dapat mengelola seluruh administrasi pembelajaran secara terintegrasi dan efisien.

Diharapkan melalui kegiatan Komunitas Belajar ini, kompetensi guru dalam merancang dan mengembangkan modul ajar dapat semakin meningkat. Modul ajar yang berkualitas akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, sehingga pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pembelajaran siswa di SD Negeri 10 Mentok.@





Continue Reading | comments

Pertemuan K3S Kecamatan Mentok; Desember 2024

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Mentok, 10 Desember 2024 – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Mentok menggelar pertemuan rutin bulanan di SD Negeri 10 Mentok. Pertemuan yang dihadiri oleh Koordinator UPTD Kecamatan Mentok, pengawas sekolah, seluruh pengurus, dan anggota K3S ini membahas berbagai isu terkini di dunia pendidikan.

Ketua K3S Kecamatan Mentok, Bapak Wanda Setiawan, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan penilaian asessmen semester I Tahun Pelajaran 2024/2025. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik dari seluruh anggota K3S.

Senada dengan Ketua K3S, Koordinator UPTD Kecamatan Mentok, Bapak Budi Wahana, S.Ag, memberikan apresiasi atas kekompakan dan kerjasama K3S dalam mensukseskan penilaian asessmen. Beliau juga mengingatkan pentingnya persiapan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua, terutama bagi guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, beliau menekankan pentingnya pembiasaan presensi daftar hadir online, meskipun belum diterapkan secara resmi.

Sementara itu, pengawas sekolah, Ibu Dwinita A. R, S.Pd, mengingatkan tentang pentingnya menyelesaikan kinerja periode Juli-Desember 2024. Beliau juga menyampaikan beberapa kebijakan baru yang akan berlaku di tahun 2025, seperti pengelolaan kinerja satu tahun dan kebijakan pemenuhan 24 jam bagi guru.

Pertemuan diakhiri dengan refleksi bersama tentang program kerja K3S selama satu tahun terakhir dan diskusi persiapan program kegiatan untuk tahun 2025. Diharapkan dengan adanya pertemuan ini, K3S Kecamatan Mentok dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di wilayah Kecamatan Mentok.@





Continue Reading | comments

Kegiatan Komunitas Belajar (KOMBEL) Oktober 2024

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Rutinitas Komunitas Belajar (Kombel) Guru SD Negeri 10 Mentok setiap bulannya, di bulan Oktober dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Oktober 2024. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh guru dan Pengawas Sekolah, Ibu Tini Suryati, S.Pd., ini diharapkan menjadi wadah bagi para pendidik untuk berbagi praktik dengan baik dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Pada kesempatan kali ini, Ibu Lola Handhiana, S.Pd., berbagi pengalamannya dalam memanfaatkan akun belajar.id Google Workspace, khususnya pembuatan portofolio digital menggunakan Google Sites. Selain itu, beliau juga memaparkan penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran jarak jauh. Pembahasan mendalam yang akan direncanakan pada pertemuan berikutnya mengenai pembuatan portofolio digital (mading kelas) diharapkan dapat menginspirasi para guru untuk mengadopsi metode pembelajaran yang lebih inovatif.

Tidak hanya berbagi praktik baik, kegiatan Kombel ini juga dimanfaatkan untuk melakukan supervisi dan observasi terhadap Kepala Sekolah, Bapak Isriyanto, S.Pd.SD. Pengawas Sekolah, Ibu Tini Suryati, S.Pd., melakukan penilaian terhadap indikator Penilaian Mutu Manajemen (PMM) terkait presentasi program sekolah. Hasil supervisi menunjukkan bahwa Bapak Isriyanto telah berhasil menyusun dan sebagian program sekolah yang sebagian besar berbasis digital telah dipenuhi dan dilaksanakan di antaranya Aplikasi B.I.S.A, BerTIMAH, dan Perpustakaan Digital.

Ibu Tini Suryati memberikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh Kepala Sekolah dan guru-guru SDN 10 Muntok. Namun beliau juga memberikan saran agar kepala sekolah terus melakukan pendampingan kepada guru dalam mengimplementasikan program-program digital. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa program-program yang telah direncanakan dapat terlaksana secara berkelanjutan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, SDN 10 Muntok diharapkan semakin mendekati tujuan untuk menjadi sekolah berbasis digital. Diharapkan, melalui kegiatan Komunitas Belajar yang rutin dilaksanakan, kualitas pembelajaran di sekolah ini dapat terus meningkat dan menghasilkan lulusan yang kompeten di era digital.@




Continue Reading | comments

Pembentukan Kombel Pemanfaatan Chromebook dalam Pembelajaran Kec. Mentok

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Dalam upaya mewujudkan pendidikan yang lebih modern dan interaktif, Kecamatan Mentok resmi membentuk Komunitas Belajar (Kombel) Pemanfaatan Chromebook yang dilaksanakan di SDN 10 Mentok pada tanggal 4 September 2024. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat, Bapak Amir Hamzah, S.Pd dan Ibu Eka Kurnia, S.Ap., serta diikuti oleh perwakilan dari 10 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang menjadi penerima bantuan Chromebook, yaitu SDN 3, 4, 5, 8, 10, 13, 16, 22, 23, dan 24.

Acara dibuka oleh Bapak Amir Hamzah yang memberikan sambutan dan arahan terkait pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Beliau menekankan bahwa Chromebook dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. “Dengan adanya Chromebook, diharapkan dapat memperkaya metode pembelajaran dan meningkatkan minat belajar siswa,” ujar Bapak Amir.

Dilanjutkan dengan pemaparan dari Ibu Eka Kurnia mengenai penggunaan akun belajar.id dan presentasi pemanfaatan akun belajar.id dan Chromebook khususnya di Kabupaten Bangka Barat. Beliau juga memberikan panduan praktis tentang cara memanfaatkan kedua platform tersebut secara optimal dalam kegiatan pembelajaran.

Salah satu poin penting dalam acara ini adalah pembentukan perangkat Kombel. Setelah melalui musyawarah, terpilihlah Ibu Lola Handhiana, S.Pd dari SDN 10 Mentok sebagai Ketua Kombel, Bapak Hendra Giri, S.Pd dari SDN 13 Mentok sebagai Wakil Ketua, Bapak Edy Rahmansyah, S.Pd dari SDN 22 Mentok sebagai Sekretaris, dan Ibu Dian Sapalena dari SDN 3 sebagai Bendahara. Disepakati nama komunitas belajarnya yaitu SIP CERDAS.

Sebagai bentuk praktik langsung, acara dilanjutkan dengan sesi berbagi praktik baik pemanfaatan Google Workspace for Education (GWfE), khususnya fitur Classroom dan Google Meet oleh Isriyanto, S,Pd.SD. Sedangkan, praktik pembelajaran Ibu Lola Handhiana dari SDN 10 Mentok akan melakukan demonstrasi pembelajaran daring menggunakan Google Meet bersama siswa SDN 22 Mentok dengan mata pelajaran Mulok materi Cerpen Bahasa Daerah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Dengan adanya Kombel Pemanfaatan Chromebook ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Selain itu, diharapkan juga dapat mendorong kolaborasi antar guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang inovatif.@
Continue Reading | comments

KOMBEL || Revitalisasi Bahasa Daerah & Pembelajaran Muatan Lokal (MULOK)

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A

 

Pertemuan Komunitas Belajar (KOMBEL) SD Negeri 10 Muntok yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2024 adalah dalam rangka penguatan pembelajaran Muatan Lokal (Mulok) sekaligus sebagai kegiatan pengimbasan Peserta Revitalisasi Bahasa Daerah Tingkat Kabupaten Barat yaitu Suryan, S.Pd.I  dan Lola Handhiana, S.Pd.
 
Dalam penjelasannya, revitalisasi bahasa daerah adalah upaya sadar dan terencana untuk menghidupkan kembali bahasa daerah yang mulai jarang digunakan atau bahkan terancam punah. Ini mencakup berbagai kegiatan, mulai dari pengajaran di sekolah, penggunaan dalam media, hingga pengembangan materi bacaan dan sastra dalam bahasa daerah.

Mengapa Revitalisasi Bahasa Daerah Penting?
  1. Pelestarian Budaya: Bahasa adalah bagian tak terpisahkan dari budaya. Dengan melestarikan bahasa daerah, kita juga melestarikan nilai-nilai, adat istiadat, dan pengetahuan tradisional yang terkandung di dalamnya.
  2. Identitas Lokal: Bahasa daerah merupakan identitas suatu kelompok masyarakat. Dengan menggunakan bahasa daerah, kita menunjukkan rasa memiliki dan bangga terhadap asal-usul kita.
  3. Keanekaragaman Budaya: Indonesia kaya akan keberagaman budaya. Revitalisasi bahasa daerah membantu menjaga keanekaragaman ini dan memperkaya khazanah budaya bangsa.
  4. Pengembangan Pariwisata: Bahasa daerah dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dengan mempelajari dan menggunakan bahasa daerah, wisatawan dapat lebih dekat dengan masyarakat setempat dan merasakan pengalaman yang lebih autentik.
Diantara materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah:
  • Pembelajaran Bahasa Daerah Melalui Tembang Tradisional/Daek
  • Pembelajaran Bahasa Daerah Melalui Pantun
  • Pembelajaran Bahasa Daerah Melalui Dongeng
  • Pembelajaran Bahasa Daerah Melalui Menulis Cerpen
  • Pembelajaran Bahasa Daerah Melalui Menulis Pidato
  • Pembelajaran Bahasa Daerah Melalui Lawakan Tunggal/Stand Up Comedy
Di mana, materi-materi tersebut include dalam pembelajaran muatan lokal di SD Negeri 10 Muntok dengan nama BEKINJA (Bercerita Kisah dan Jejak) yang direncanakan akan diimplementasikan dalam pembelajaran tentang kesenian daerah, budaya daerah, sejarah daerah, dan menulis arab melayu.@




Continue Reading | comments

Aplikasi 𝓑𝓘𝓢𝓐; Aplikasi 🅱erbasis 🅸ntegrasi 🆂martphone 🅰ndroid

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Teknologi telah mengubah wajah pendidikan secara drastis. Dulu, proses belajar mengajar didominasi oleh buku teks dan papan tulis. Kini, sekolah-sekolah modern semakin beralih ke pendekatan yang lebih interaktif dan berbasis teknologi. Teknologi telah membuka jalan bagi cara-cara baru dalam berkolaborasi, terutama di lingkungan sekolah. Dengan berbagai alat dan platform yang tersedia, baik antara siswa dan guru maupun antara guru, tenaga kependidikan dan kepala sekolah dapat bekerja sama secara lebih efektif dan kreatif.

Kolaborasi berbasis teknologi telah menjadi bagian integral dari pendidikan modern. Dengan memanfaatkan berbagai alat dan platform yang tersedia, sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, menarik, dan relevan dengan kebutuhan sekolah di abad ke-21.

Membuka pertemuan Komunitas Belajar (KOMBEL) guru SD Negeri 10 Muntok di Tahun Ajaran 2024/2025, dimulai dengan pengenalan dan penguatan IT dalam administrasi dan pengelolaan nilai (rapor) pada Kurikulum Merdeka melalui Aplikasi BISA yaitu Aplikasi Berbasis Integrasi Smartphone Android.

Aplikasi BISA merupakan aplikasi internal yang dimiliki SD Negeri 10 Muntok berbasis android yang diinstall pada Hp setiap guru. Melalui aplikasi ini diharapkan dapat memberikan beberapa kemudahan kepada guru terutama:
  1. Absen digital siswa
  2. Jurnal kelas digital
  3. Buku piket digital
  4. Bank Soal Digital
  5. Pemberian tugas BDR
  6. Akses pembelajaran Muatan Lokal (MULOK)
  7. Akses PMM
  8. E-Book IKM
  9. Akses E-Kin Bangka Barat
  10. Arsip Kumpulan SK selama di SDN 10 Muntok
  11. Klinik Karakter
  12. dan Kalender Pendidikan
Selain aplikasi berbasis android ini, dalam kegiatan ini juga guru bersama-sama merumuskan pembuatan aplikasi buku penilaian siswa sebagai dasar penilaian pada buku rapor setiap semesternya. Sehingga, dalam kegiatan ini disepakati penggunaan aplikasi buku penilaian dan rapor siswa berbasis Microsoft Excel. Dengan bentuk 3 in 1 yaitu dalam satu aplikasi terdapat tiga penilaian (rapor); Semester 1, Semester 2, dan P5.@







Continue Reading | comments

Elaborasi Kombel & Magic Studio in Canva

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Elaborasi adalah proses pengembangan ide atau informasi secara lebih mendalam dan terperinci. Dalam konteks komunitas belajar, elaborasi merupakan tahap di mana kepala sekolah dan guru dapat menganalisis dan menyimpulkan suatu informasi dan konsep dari komunitas itu sendiri secara cermat dan mendalam.

Tujuan utama elaborasi komunitas belajar ini adalah untuk menguatkan anggota komunitas dalam memahami informasi dengan lebih baik dan membangun koneksi antara konsep-konsep yang berbeda. Hal ini dapat dicapai dengan berbagai informasi yang diberikan.

Nah, elaborasi komunitas belajar adalah menjadi salah satu agenda kegiatan pertemuan kombel SD Negeri 10 Mentok bulan Juni 2024 selain agenda berbagi praktik baik yang dilaksanakan pada hari Senin, 3 Juni 2024. Pada kegiatan ini selain dihadiri oleh seluruh guru dan PTK juga dihadiri oleh pengawas sekolah yaitu Ibu Tini Suryati, S.Pd karena bertepatan dengan kegiatan supervisi kepala sekolah.

Kegiatan dibuka oleh moderator Lola Handhiana, S.Pd, kemudian dilanjutkan elaborasi pemahaman tentang Komunitas Belajar (Kombel) oleh kepala sekolah Isriyanto, S.Pd.SD. Selain menyampaikan tentang informasi makna, tujuan, dan manfaat dari komunitas belajar yang ada, kepala sekolah juga menyampaikan tentang analisis data, hasil dari supervisi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Dari hasil supervisi itu ada beberapa catatan yang patut diperhatikan dalam kegiatan proses pembelajaran diantaranya tentang kedalaman dan keluasan materi dalam penyampaian konsep serta kesepakatan keyakinan kelas dalam mencapai penguasaan kelas.

Setelah penyampaian elaborasi dilanjutkan berbagi praktik baik oleh Septi Dewi Anggraini, S.Pd. Pada pertemuan bulan ini, materi praktik baiknya adalah pemanfaatan menu Magic Studio (studio ajaib) dan Avatar HeyGen AI pada aplikasi Canva. Penyampaian materi melalui metode praktik langsung, sehingga proses dan cara penggunaan dapat diikuti oleh guru-guru lain.

Setelah kegiatan disksusi dan tanya jawab tentang materi yang disampaikan, pertemuan ditutup dengan arahan sekaligus penguatan dari pengawas sekolah yaitu Ibu Tini Suryati, S.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan kombel yang telah berjalan di SD Negeri 10 Mentok. Harapannya dengan semangat yang tinggi dan dengan modal aset manusia yang dimiliki oleh sekolah ini mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi, sehingga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan yang lain. Sekaligus beliau berharap kegiatan pertemuan kombel ini tetap dipertahankan karena memiliki nilai dan manfaat yang sangat besar baik untuk pribadi guru maupun sekolah.@






Continue Reading | comments

Kegiatan Kombel || ℙ𝕖𝕣𝕤𝕚𝕒𝕡𝕒𝕟 𝕆𝕓𝕤𝕖𝕣𝕧𝕒𝕤𝕚 𝕂𝕚𝕟𝕖𝕣𝕛𝕒 ℙ𝕄𝕄 & 𝔸𝕀 𝔾𝕖𝕞𝕚𝕟𝕚 𝔾𝕠𝕠𝕘𝕝𝕖

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A

Komunitas Belajar adalah sekelompok guru, tenaga kependidikan, dan pendidik lainnya yang memiliki semangat dan kepedulian yang sama terhadap transformasi pembelajaran. Mereka berinteraksi secara rutin dalam wadah komunitas di mana mereka aktif berpartisipasi. Salah satu tujuan utama Komunitas Belajar adalah: Memfasilitasi Pembelajaran Bersama: Komunitas Belajar mendukung guru dan tenaga kependidikan dalam mempelajari Kurikulum Merdeka secara kolektif. Diskusi dan kolaborasi membantu anggota lebih mudah memahami materi-materi terkait.

Maka, pada kesempatan ini tepatnya hari Senin tanggal 26 Februari 2024, Komunitas Belajar (KOMBEL) Guru SD Negeri 10 Mentok B.I.S.A melaksanakan kegiatan pertemuan bulanan dalam rangka saling memfasilitasi pembelajaran bersama, dengan materi/tema pertemauan tentang Pengelolaan PMM (persiapan observasi kinerja) dilaksanakan secara luring (tatap muka). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru SD Negeri 10 Muntok (13 orang) yang terdiri dari 10 guru kelas dan 3 guru bidang study.

Setelah dibuka oleh kepala sekolah Isriyanto, kegiatan selanjutnya dipandu oleh pengurus kombel sekaligus sebagai guru penggerak angkatan 7 di SDN 10 Mentok (Septi Dewi Anggraini & Lola Handhiana). 

Dalam penyampaian materi oleh narasumber (Septi Dewi Anggraini & Lola Handhiana) mengingatkan kembali tentang persiapan RPP/modul ajar yang akan diupload di PMM. Dimana RPP/modul ajar yang akan diobservasi pelaksanaannya di kelas harus tergambarkan tentang diantara tiga perilaku spesifik yang dipilih (centang) sebelum pengajuan. Selain itu narasumber juga berbagi praktik baik tentang pembuatan RPP/Modul ajar berbasis media AI yaitu Gemini Google. 

Gemini Google menandakan era baru dalam kecerdasan buatan dengan kemampuannya yang luar biasa. Bagi para guru, Gemini selain dapat meningkatkan personalisasi yaitu dapat membantu guru dalam personalizing pembelajaran untuk setiap siswa. Dengan memahami gaya belajar dan kebutuhan individu, Gemini juga membantu Guru dalam Tugas Administratif yaitu Gemini dapat membantu guru dalam menyelesaikan tugas administratif, seperti RPP atau modul ajar. Sehingga, memungkinkan guru untuk fokus pada hal yang lebih penting, yaitu mengajar dan membantu siswa.

Setelah peraktik bersama pembuatan RPP/Modul ajar berbasis AI, dilanjutkan dan ditutup dengan penjadwalan bersama tentang pelaksanaan observasi di bulan Maret.@







Continue Reading | comments

Pengimbasan IKM Sekolah Penggerak || Transformasi Digital dalam Pendidikan

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Sebanyak 13 guru SD Negeri 10 Mentok dan kepala sekolah mengikuti kegiatan Pengimbasan IKM dari Sekolah Penggerak SD Santa Maria Mentok hari Kamis, 22 Februari 2024. Dalam kegiatan didampingi oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan Santa Maria juga dihadiri oleh Koordinator UPTD Kecamatan Mentok Bapak Budi Wahana, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terlaksananya kegiatan ini. Dimana Santa Maria sebagai sekolah penggerak telah bersedia memfasilitasi kegiatan ini. Dan dapat berbagi ilmu kepada guru-guru lain dalam rangka memaksimalkan implementasi kurikulum merdeka di sekolah-sekolah, khususnya sekolah pengimbasan.

Sebelumnya, kegiatan telah dibuka oleh kepala sekolah yaitu Ibu Maria Susanti, S.Pd.SD. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta kegiatan yang telah hadir di SD Santa Maria. Dimana kegiatan ini adalah kegiatan lanjutan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan sekolah-sekolah yang menjadi pengimbasan SD Santa Maria sebagai sekolah penggerak angkatan 1. Untuk pengimbasan ini, selain diikuti oleh sekolah imbas juga diikuti oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelas IV Kecamatan Mentok.

Tema dalam kegiatan pengimbasan ini adalah Transformasi Digital dalam Pendidikan yang dipandu oleh Bapak Suwito, S.I.Kom. Terutama pemanfaatan Media A.I (Artificial Intelligence - Kecerdasan Buatan) dalam pembelajaran dan administrasi guru. 

Dalam penyampaiannya, bahwa dengan semakin kompleksnya kebutuhan pendidikan sekarang menuntut kita sebagai guru dan pendidik untuk dapat memanfaatkan teknologi. Salah satu diantaranya untuk dapat membantu dan memudahkan kita dalam proses pembelajaran. Diantaranya adalah pemanfaatan Media A.I dalam memudahkan kita untuk melengkapi administrasi guru (modul ajar, assesmen, program P5, dsb) yang selama ini dianggap berat dan membutuhkan waktu yang lama.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan kelompok dalam memperaktikan pembuatan beberapa perlengkapan administrasi guru (modul ajar, assesmen, program P5, dsb). Dan ditutup dengan presentasi hasil setiap kelompok serta photo bersama.@





Continue Reading | comments

PORTAL INFORMASI BANGKA BARAT

isri isri

LOKASI

Flag Counter

Alur SPBM 2026

Alur SPBM 2026

Alur Pelayanan Publik

Alur Pelayanan Publik
SDN 10 Mentok

KARYA SISWA

Lihat lainnya DISINI »

TAHUNAN

Lihat lainnya DISINI »

MITRA

Lihat lainnya DISINI »
sdn10muntok.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.
 

Guru (Tenaga Pengajar)

Kepala Sekolah 6A 6B 5A 5B 5B 4A 4B 3A 3B 2A 2B 1A 1B 1B PAI PAI
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »