Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Kepala SDN 10 Mentok Jadi Mentor Magang BCKS Bangka Barat, Perkuat Kepemimpinan Calon Kepala Sekolah

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Mentok, Bangka Barat
– SD Negeri 10 Mentok dipercaya menjadi salah satu sekolah lokasi magang dalam rangka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Bangka Barat Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pelatihan kepemimpinan kepala sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pelatihan BCKS secara resmi dibuka pada Selasa, 4 Agustus 2026 di Hotel Yasmin Star Mentok, oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat, Marihot Simanjuntak, S.H. Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Dr. H. Subandi, M.M., Widyaprada Ahli Utama Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK), Warih Wandita Wening, S.S. selaku Penjaminan Mutu Direktorat KSPSTK, Edward, S.S., M.Pd. selaku Kepala Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan, beserta para kepala bidang dan kepala seksi di lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat.

Pelatihan ini bertujuan membekali para bakal calon kepala sekolah dengan kompetensi kepemimpinan, manajerial, supervisi akademik, serta kewirausahaan. Melalui program ini diharapkan lahir kepala sekolah yang visioner, adaptif, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

Sebagai salah satu sekolah yang dinilai memiliki praktik baik dalam pengelolaan pendidikan, SDN 10 Mentok ditunjuk sebagai sekolah magang, dengan Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, S.Pd.I., M.Pd., bertindak sebagai kepala sekolah mentor. Sebanyak enam peserta BCKS dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bangka Barat mengikuti kegiatan magang di SDN 10 Mentok, yaitu dari SDN 16 Kelapa, SDN 2 Jebus, SDN 19 Mentok, SDN 4 Jebus, SDN 22 Tempilang, dan SDN 9 Jebus.

Program magang berlangsung selama empat hari, yakni 6, 7, 10, dan 11 Agustus 2026 (Kamis, Jumat, Senin, dan Selasa). Selama kegiatan, para peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai praktik kepemimpinan sekolah melalui berbagai agenda yang telah disusun secara sistematis.

Pada hari pertama, Kamis (6/8/2026), peserta mengikuti praktik pengambilan keputusan dalam penyelesaian masalah dengan pendekatan kepemimpinan dan kewirausahaan (entrepreneurship). Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam menganalisis persoalan sekolah dan menentukan solusi secara tepat, efektif, dan akuntabel.

Memasuki hari kedua, Jumat (7/8/2026), peserta magang mengikuti pembahasan dan revisi Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SDN 10 Mentok Tahun 2026. Agenda tersebut difokuskan pada penyempurnaan visi dan misi sekolah sebagai tindak lanjut implementasi kebijakan pembelajaran berbasis Deep Learning. Dalam rapat yang dipimpin oleh Ibu Lola Handhiana selaku ketua tim revisi kurikulum, peserta BCKS dapat menyaksikan secara langsung proses penyusunan visi sekolah yang dilakukan secara kolaboratif dan berbasis data.


Revisi tersebut mengacu pada hasil Rapor Pendidikan Tahun 2025. Salah satu perubahan penting adalah penyempurnaan visi sekolah dari "Mewujudkan sekolah yang Berkarakter, Inovatif, Sehat, dan Antusias (BISA)" menjadi "Mewujudkan sekolah yang Berkarakter, Inovatif, Sehat, dan Antusias (BISA) dalam BERMAIN (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)." Penambahan frasa tersebut mencerminkan komitmen SDN 10 Mentok dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Kegiatan magang hari kedua mendapat perhatian khusus dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tim dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan hadir secara langsung ke SDN 10 Mentok untuk memantau pelaksanaan magang BCKS, sekaligus melihat implementasi praktik baik yang dilakukan sekolah dalam pengembangan kurikulum dan kepemimpinan pembelajaran.


Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kepercayaan menjadikan SDN 10 Mentok sebagai sekolah magang merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk berbagi praktik baik kepada para bakal calon kepala sekolah. Menurutnya, kepemimpinan sekolah yang efektif dibangun melalui kolaborasi, inovasi, pengambilan keputusan yang berbasis data, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Melalui kegiatan magang ini, diharapkan para peserta BCKS tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman nyata mengenai tata kelola sekolah yang efektif. SDN 10 Mentok berharap praktik-praktik baik yang dibagikan selama kegiatan dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya kepala sekolah yang profesional, visioner, dan mampu menjadi penggerak perubahan demi terwujudnya pendidikan yang bermutu di Kabupaten Bangka Barat.
Continue Reading | comments

Zikir Pagi SDN 10 Mentok, Menanamkan Nilai Religius Sejak Dini

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Mentok, 6 Agustus 2026
– SD Negeri 10 Mentok terus berkomitmen membentuk karakter peserta didik melalui berbagai pembiasaan positif. Salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan adalah zikir pagi bersama, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai religius kepada seluruh siswa sejak usia dini.

Pada semester pertama Tahun Ajaran 2026/2027, terdapat penyesuaian jadwal pelaksanaan zikir pagi. Jika sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat pagi, kini dialihkan menjadi Rabu pagi agar pelaksanaannya lebih efektif dan tidak berbenturan dengan agenda keagamaan maupun kegiatan pembelajaran lainnya.

Pada pelaksanaan Rabu, 6 Agustus 2026, kegiatan zikir pagi dipimpin oleh Ibu Sapariah dan diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta didik kelas I hingga kelas VI, serta didampingi oleh dewan guru dan tenaga kependidikan. Suasana pagi yang tenang menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mengawali aktivitas belajar dengan berzikir, berdoa, dan memohon keberkahan kepada Allah Swt.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter yang sejalan dengan semboyan BISA (Berkarakter, Inovatif, Sehat, dan Antusias) yang menjadi identitas SD Negeri 10 Mentok. Melalui pembiasaan zikir pagi, sekolah berharap peserta didik tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.


Kepala SD Negeri 10 Mentok menyampaikan bahwa pembiasaan zikir pagi merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter yang dilakukan secara berkelanjutan. Nilai-nilai religius yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan kekhusyukan yang selalu terjaga, kegiatan zikir pagi di SD Negeri 10 Mentok diharapkan dapat terus menjadi budaya sekolah yang mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak yang mulia. Sebagaimana motto sekolah, BISA (Berkarakter, Inovatif, Sehat, dan Antusias), seluruh warga sekolah berkomitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang unggul dalam prestasi dan kokoh dalam pembinaan karakter.

Continue Reading | comments

Upacara Bendera Perdana: Kepala Sekolah Sampaikan Pentingnya Nilai Kedisiplinan hingga Kepedulian Lingkungan

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A

 


MENTOK, 20 Juli 2026 – Mengawali pekan efektif belajar, SDN 10 Mentok menggelar Upacara Bendera Perdana usai selesainya rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Upacara yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah pada Senin, 20 Juli 2026 ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf tata usaha.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, M.Pd., memanfaatkan momentum ini untuk memberikan amanat penting terkait pembentukan karakter disiplin dan kesadaran lingkungan bagi seluruh warga sekolah.

Disiplin Sebagai Kunci Utama

Dalam amanatnya, Wanda Setiawan menegaskan kembali pentingnya nilai kedisiplinan yang harus ditanamkan sejak dini dan dijalankan secara konsisten oleh semua pihak.

"Kedisiplinan adalah fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Saya menekankan kepada seluruh siswa dan warga sekolah untuk selalu tepat waktu, tertib dalam menuntut ilmu, serta menjaga aturan yang berlaku di sekolah," tegas Wanda Setiawan, M.Pd.


Sikapi Musim Kemarau dan Budaya Menjaga Kebersihan

Memasuki musim kemarau, Kepala Sekolah juga memberikan beberapa imbauan khusus demi menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan sekolah:

  • Batasi Aktivitas di Lapangan Berdebu: Siswa diimbau untuk mengurangi kegiatan bermain berlebihan di halaman sekolah yang mulai kering dan berdebu guna mengantisipasi gangguan kesehatan pernapasan.

  • Penghematan Air Bersih: Mengingat pasokan air yang cenderung berkurang saat musim kemarau, seluruh warga sekolah diminta untuk bijak dan hemat dalam menggunakan air.

  • Budaya "Lihat Sampah, Ambil, dan Buang": Dalam rangka penguatan karakter peduli lingkungan, beliau mengingatkan seluruh siswa untuk menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan. Jika melihat sampah di sekitar area sekolah, siswa diharapkan langsung mengambil dan membuangnya ke tempat sampah tanpa harus menunggu diperintah.

Upacara bendera perdana ini ditutup dengan doa bersama, menandai kesiapan seluruh warga SDN 10 Mentok untuk menjalani proses belajar mengajar yang tertib, sehat, dan berkarakter sepanjang tahun ajaran baru.



Continue Reading | comments

GLG, Gebyar Literasi Gemini SDN 10 Mentok Pamerkan Foto Bercerita Kisah dan Jejak Bangka

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A



SD Negeri 10 Mentok menggelar Gebyar Literasi Gemini (GLG) bertema “Gerakan Makan Ikan Sejak Dini” di lingkungan sekolah, Rabu–Kamis (10–11/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan budaya literasi sekaligus mengampanyekan pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak.

Kegiatan yang diikuti siswa, guru, orang tua, serta sejumlah tamu undangan berlangsung meriah dan edukatif. Acara diawali dengan tari sambut, dilanjutkan Senam Gemari (Gemar Makan Ikan) yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk kampanye pola hidup sehat dan aktif.

Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, M.Pd., mengatakan Gebyar Literasi Gemini merupakan program sekolah yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi peserta didik melalui berbagai kegiatan kreatif dan menyenangkan.

“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga membangun karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mengenalkan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan Henky Wibawa yang mewakili Dinas Pendidikan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah.


Sementara itu, M. Soleh yang mewakili Bunda Literasi dan FORIKAN Kabupaten Bangka Barat sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bunda Literasi dan FORIKAN. Selaku Kepala Dinas Perikanan, ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi dan kampanye makan ikan sejak dini.

Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan kegiatan, di antaranya pembacaan puisi bertema ikan serta kampanye kreatif Gemar Makan Ikan. Melalui penampilan tersebut, peserta diajak memahami manfaat ikan sebagai sumber protein yang baik bagi kesehatan tubuh dan perkembangan otak.

Ketua panitia, Tutur Donni, S.Pd., mengatakan peserta juga diajak mengunjungi pameran foto bertajuk “Bercerita Kisah dan Jejak Bangka”. Pameran tersebut menampilkan koleksi foto bersejarah yang merekam peristiwa, tokoh, bangunan, serta kehidupan masyarakat Bangka pada masa lalu.

Melalui pameran itu, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mengenal sejarah daerah dan tokoh-tokoh lokal yang berjasa. Foto-foto yang dipamerkan menjadi media pembelajaran visual untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya dan sejarah Bangka.


Kegiatan ditutup dengan santap bersama tamu undangan menggunakan menu berbahan dasar ikan sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Air Belo dan Belo Laut, kepala SD se-Kecamatan Mentok, Kepala SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4 Mentok, serta tamu undangan lainnya.

Melalui penyelenggaraan Gebyar Literasi Gemini, SDN 10 Mentok berharap budaya literasi semakin tumbuh, pendidikan karakter semakin kuat, kesadaran gizi peserta didik meningkat, serta kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah tertanam sejak usia dini.

"Melalui literasi kita mengenal dunia, melalui sejarah kita mengenal jati diri, dan melalui ikan kita membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi."

Continue Reading | comments

Sambut Bulan Kemerdekaan, SD Negeri 10 Mentok Gelar Kokurikuler Jalan Santai Edukatif

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Dalam rangka menyambut bulan kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, SD Negeri 10 Mentok menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk "Pekan Olahraga Ceria" pada hari Jum'at, 1 Agustus 2025. Kegiatan yang berpusat pada jalan santai ini bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan sebuah program pembelajaran yang dirancang secara holistik untuk mengintegrasikan berbagai aspek pendidikan karakter dan akademis bagi seluruh siswa.

Kegiatan ini secara resmi dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri 10 Mentok, Bapak Isriyanto, S.Pd.SD. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa acara ini merupakan implementasi dari program "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6, beserta para guru dan pegawai, turut serta dengan antusiasme tinggi, menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyongsong bulan Agustus yang penuh makna sejarah.

Diawali dengan do'a bersama untuk kelancaran dan keselamatan, barisan siswa yang rapi mulai bergerak meninggalkan gerbang sekolah. Dengan penuh semangat, para siswa menyanyikan lagu-lagu dan meneriakkan yel-yel semangat bersama guru kelas masing-masing. Suasana ceria dan semangat begitu  terasa di sepanjang perjalanan, menjadi pemandangan yang membangkitkan semangat di pagi hari yang hangat itu.

Rute jalan santai yang ditempuh sejauh kurang lebih 2 hingga 3 kilometer ini mengambil jalur strategis, yakni menyusuri jalan raya utama menuju Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bangka Barat. Selama perjalanan, siswa berjalan dalam formasi dua baris yang terpisah antara laki-laki dan perempuan, dengan pengawasan ketat dari guru kelas masing-masing untuk memastikan ketertiban dan keamanan. Para siswa juga menunjukkan kemandirian dengan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.

Lebih dari sekadar aktivitas fisik, jalan santai ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan 8 Dimensi Profil Lulusan. Dimensi Kesehatan ditingkatkan melalui aktivitas fisik yang menyehatkan jantung dan paru-paru. Aspek Kolaborasi terlihat saat siswa bekerja sama dalam menjaga kekompakan barisan kelas. Kreativitas diasah melalui variasi gerak dan yel-yel yang mereka ucapkan, sementara Kemandirian dibangun lewat inisiatif dalam beraktivitas serta tanggung jawab membawa perbekalan sendiri.

Konsep pembelajaran holistik juga terlihat jelas dari adanya integrasi lintas mata pelajaran. Unsur PJOK menjadi dasar dari kegiatan fisik ini. Mata pelajaran Matematika diterapkan secara tidak langsung saat siswa memperkirakan durasi perjalanan dan jarak. Seni Budaya terwujud dalam gerak dan irama saat bernyanyi dan meneriakkan yel-yel, sementara nilai-nilai Pendidikan Pancasila seperti sportivitas, kerja sama, dan tenggang rasa dipraktikkan secara nyata sepanjang kegiatan.

Perjalanan berakhir di lapangan atletik Pemda Kabupaten Bangka Barat, di mana seluruh peserta beristirahat bersama. Setelah beberapa saat melakukan kegiatan bebas yang tetap dalam pengawasan guru, puncak acara ditutup dengan momen kebersamaan, yakni makan bersama bekal yang telah dibawa. Kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga memupuk rasa persatuan, sportivitas, dan cinta tanah air di kalangan siswa SD Negeri 10 Mentok sejak dini.@












Continue Reading | comments

PORTAL INFORMASI BANGKA BARAT

isri isri

LOKASI

Flag Counter

Alur SPBM 2026

Alur SPBM 2026

Alur Pelayanan Publik

Alur Pelayanan Publik
SDN 10 Mentok

KARYA SISWA

Lihat lainnya DISINI »

TAHUNAN

Lihat lainnya DISINI »

MITRA

Lihat lainnya DISINI »
sdn10muntok.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.
 

Guru (Tenaga Pengajar)

Kepala Sekolah 6A 6B 5A 5B 5B 4A 4B 3A 3B 2A 2B 1A 1B 1B PAI PAI
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »