Mentok, 7 Agustus 2026 – SD Negeri 10 Mentok melaksanakan kegiatan Pembahasan dan Revisi Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menyesuaikan arah kebijakan pembelajaran nasional yang berorientasi pada Deep Learning. Kegiatan perdana ini dilaksanakan pada Jumat (7/8/2026) di salah satu ruang kelas SDN 10 Mentok dan diikuti oleh tim pengembang kurikulum serta dewan guru.
Proses revisi dipimpin oleh Ibu Lola Handhiana selaku ketua tim revisi kurikulum. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan kajian terhadap berbagai komponen Kurikulum Satuan Pendidikan, mulai dari analisis capaian mutu sekolah, penyelarasan kebijakan terbaru, hingga penguatan identitas sekolah yang tertuang dalam visi, misi, tujuan, serta strategi pembelajaran.
Salah satu pembahasan utama dalam revisi KSP tahun 2026 adalah penyempurnaan visi sekolah. Sebelumnya, visi SDN 10 Mentok berbunyi:
"Mewujudkan sekolah yang Berkarakter, Inovatif, Sehat, dan Antusias (BISA)."
Melalui hasil pembahasan, visi tersebut disempurnakan menjadi:
"Mewujudkan sekolah yang Berkarakter, Inovatif, Sehat, dan Antusias (BISA) dalam BERMAIN (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)."
Penambahan frasa "dalam BERMAIN (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)" merupakan bentuk penyesuaian terhadap arah kebijakan pembelajaran berbasis Deep Learning, yang menekankan pengalaman belajar secara mendalam, pembelajaran yang bermakna, serta terciptanya suasana belajar yang menyenangkan dan berpusat pada peserta didik. Konsep tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya belajar yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kebahagiaan belajar.
Selain pembaruan visi, tim revisi juga mulai melakukan penelaahan terhadap misi sekolah agar selaras dengan visi baru dan mampu mendukung implementasi pembelajaran yang lebih kontekstual, adaptif, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era transformasi pendidikan. Pembahasan ini akan dilanjutkan pada pertemuan-pertemuan berikutnya hingga seluruh dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan selesai disempurnakan.
Revisi Kurikulum Satuan Pendidikan SDN 10 Mentok mengacu pada hasil Rapor Pendidikan Tahun 2025, yang menjadi dasar dalam mengidentifikasi kekuatan, tantangan, dan prioritas peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah. Melalui pemanfaatan data tersebut, sekolah berharap setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis kebutuhan nyata dan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Kepala SDN 10 Mentok menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum bukan sekadar memenuhi tuntutan administrasi, melainkan menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter yang telah menjadi ciri khas sekolah. Dengan semangat BISA (Berkarakter, Inovatif, Sehat, dan Antusias) yang kini diperkaya dengan semangat BERMAIN (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan), SDN 10 Mentok optimistis mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih inspiratif, humanis, dan berdampak bagi seluruh peserta didik.
Melalui kegiatan pembahasan dan revisi Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun 2026 ini, SDN 10 Mentok menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, adaptif terhadap perubahan, serta selaras dengan kebijakan nasional menuju pembelajaran yang mendalam (Deep Learning) demi mencetak generasi yang berkarakter, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar