GLG, Gebyar Literasi Gemini SDN 10 Mentok Pamerkan Foto Bercerita Kisah dan Jejak Bangka

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A



SD Negeri 10 Mentok menggelar Gebyar Literasi Gemini (GLG) bertema “Gerakan Makan Ikan Sejak Dini” di lingkungan sekolah, Rabu–Kamis (10–11/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan budaya literasi sekaligus mengampanyekan pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak.

Kegiatan yang diikuti siswa, guru, orang tua, serta sejumlah tamu undangan berlangsung meriah dan edukatif. Acara diawali dengan tari sambut, dilanjutkan Senam Gemari (Gemar Makan Ikan) yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk kampanye pola hidup sehat dan aktif.

Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, M.Pd., mengatakan Gebyar Literasi Gemini merupakan program sekolah yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi peserta didik melalui berbagai kegiatan kreatif dan menyenangkan.

“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga membangun karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mengenalkan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan Henky Wibawa yang mewakili Dinas Pendidikan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah.


Sementara itu, M. Soleh yang mewakili Bunda Literasi dan FORIKAN Kabupaten Bangka Barat sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bunda Literasi dan FORIKAN. Selaku Kepala Dinas Perikanan, ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi dan kampanye makan ikan sejak dini.

Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan kegiatan, di antaranya pembacaan puisi bertema ikan serta kampanye kreatif Gemar Makan Ikan. Melalui penampilan tersebut, peserta diajak memahami manfaat ikan sebagai sumber protein yang baik bagi kesehatan tubuh dan perkembangan otak.

Ketua panitia, Tutur Donni, S.Pd., mengatakan peserta juga diajak mengunjungi pameran foto bertajuk “Bercerita Kisah dan Jejak Bangka”. Pameran tersebut menampilkan koleksi foto bersejarah yang merekam peristiwa, tokoh, bangunan, serta kehidupan masyarakat Bangka pada masa lalu.

Melalui pameran itu, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mengenal sejarah daerah dan tokoh-tokoh lokal yang berjasa. Foto-foto yang dipamerkan menjadi media pembelajaran visual untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya dan sejarah Bangka.


Kegiatan ditutup dengan santap bersama tamu undangan menggunakan menu berbahan dasar ikan sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Air Belo dan Belo Laut, kepala SD se-Kecamatan Mentok, Kepala SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4 Mentok, serta tamu undangan lainnya.

Melalui penyelenggaraan Gebyar Literasi Gemini, SDN 10 Mentok berharap budaya literasi semakin tumbuh, pendidikan karakter semakin kuat, kesadaran gizi peserta didik meningkat, serta kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah tertanam sejak usia dini.

"Melalui literasi kita mengenal dunia, melalui sejarah kita mengenal jati diri, dan melalui ikan kita membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi."

Continue Reading | comments

Kembali ke Sekolah, SD Negeri 10 Mentok Gelar Upacara Bendera Perdana Pasca-Lebaran dan Silaturahmi

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Hari Senin, 30 Maret 2026 (hari ini), menjadi momen perdana bagi seluruh warga sekolah khususnya di SD Negeri 10 Mentok untuk kembali beraktivitas setelah menikmati libur panjang dalam rangka merayakan bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 2026. Sebagai penanda dimulainya kembali rutinitas akademik, SD Negeri 10 Mentok menggelar Upacara Bendera Hari Senin dengan khidmat dan tertib.

Upacara ini diikuti oleh seluruh elemen sekolah tanpa terkecuali, mulai dari jajaran guru, staf tata usaha, hingga seluruh peserta didik dari kelas 1 sampai kelas 6. Bertindak langsung sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Sekolah SD Negeri 10 Mentok, Bapak Isriyanto, S.Pd.SD

Kelancaran jalannya upacara tidak lepas dari peran luar biasa para petugas yang merupakan peserta didik di SD Negeri 10 Mentok. Bertindak sebagai Moderator adalah Delli (6B), dengan Pemimpin Upacara yang dipimpin oleh Arin Jihan Aqila (6B). Sementara itu, pembacaan teks Pancasila dibawakan oleh Haziq (6A), Ikrar Pelajar Indonesia oleh Lila (5B), dan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Aulia Putri (6A). Pembacaan doa dipimpin oleh Azka (6B), tim pengibar bendera yang kompak oleh Ocila (5A), Rahma (6B), dan Arsita (5B), serta Aqila (3A) sebagai dirigen.


Dalam amanatnya, Bapak Isriyanto, S.Pd.SD. mengawali dengan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dalam suasana bulan Syawal yang fitri ini kepada seluruh guru, staf, dan peserta didik. Beliau juga memberikan pesan penting mengenai waktu kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas yang kini tinggal menyisakan kurang lebih dua bulan saja, yakni sepanjang bulan April hingga Mei. Setelah kurun waktu tersebut, seluruh siswa akan langsung dihadapkan pada pelaksanaan asesmen akhir semester II.

Secara khusus, Kepala Sekolah memberikan perhatian dan pesan mendalam bagi para peserta didik kelas 6. Beliau mengingatkan agar mereka mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik secara fisik maupun mental, mengingat serangkaian ujian penting sudah menanti di depan mata, seperti Tes Kompetensi Akademik (TKA), Try Out (TO), dan Asesmen Akhir Jenjang (AAJ). Untuk itu, beliau mengimbau agar siswa kelas 6 mulai mengurangi porsi bermain, tidak mengendarai motor tanpa didampingi orang tua demi keselamatan, serta menjaga pola istirahat yang cukup.

Setelah rangkaian upacara bendera selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bersalam-salaman antara kepala sekolah, guru, staf, dan seluruh siswa. Tradisi saling berjabat tangan ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan konsep silaturahmi, yang berarti menyambung tali kasih sayang dan persaudaraan. Melalui momen ini, warga sekolah saling memaafkan segala khilaf, memperkuat rasa kekeluargaan, dan memulai lembaran baru proses belajar mengajar dengan hati yang bersih dan damai.@

Continue Reading | comments

KKG PAI Mentok Gelar Bukber: Tadarus dan Agenda Program

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Mentok menggelar acara buka puasa bersama pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri 10 Mentok ini dihadiri oleh guru PAI se-Kecamatan Mentok dengan tujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai spiritualitas di bulan suci Ramadhan. Suasana khidmat dan penuh keakraban terlihat pada pertemuan itu.

Kegiatan diawali dengan prosesi Khataman Qur'an yang dipimpin langsung oleh Ketua KKG PAI Kecamatan Mentok, Bapak Muhammad Afif, S.Pd. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dibacakan secara bergantian, menandai dimulainya rangkaian agenda dengan penuh keberkahan. Khataman ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para pendidik untuk terus mencintai Al-Qur'an dan menularkan nilai-nilainya kepada para peserta didik di sekolah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Wanda Setiawan, M.Pd, hadir memberikan sambutan sebagai pendamping dari K3S Kecamatan Mentok sekaligus menjabat Ketua KKG PAI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Beliau memaparkan sejumlah informasi terkait kebijakan pendidikan terkini, salah satunya mengenai agenda pembuatan soal-soal asesmen. Beliau menekankan pentingnya persiapan matang menjelang pelaksanaan asesmen baik untuk akhir jenjang maupun semester genap yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan April mendatang.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KKG PAI Kabupaten Bangka Barat, Bapak Andika, S.Pd, juga menyampaikan informasi terkait program kerja di tingkat kabupaten. Termasuk tentang perluasan cakupan kegiatan MUHASAPAI. Jika selama ini MUHASAPAI hanya terbatas dilaksanakan di tingkat Kecamatan Mentok, ke depannya agenda tersebut direncakan juga menjadi agenda di tingkat Kabupaten Bangka Barat guna meningkatkan kualitas kompetisi peserta didik dalam pembelajaran PAI secara lebih luas.

Begitu azan berkumandang, para guru menikmati hidangan berbuka bersama yang telah disiapkan. Rangkaian acara ditutup dengan pelaksanaan ibadah salat Maghrib berjama'ah. Setelah makan malam bersama dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjama'ah.@
Continue Reading | comments

Sinergi Visi BISA: SDN 10 Mentok Perkuat Mental Religius Siswa Melalui Program Ramadan 1447 H

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Bulan suci Ramadan 1447 H menjadi momentum bagi SDN 10 Mentok untuk mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan dengan pengembangan mental religius siswa. Dalam dunia pendidikan, Ramadan dipandang sebagai laboratorium karakter yang efektif untuk membentuk pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia. Melalui ibadah puasa, para siswa diajak untuk memahami esensi kejujuran dan pengendalian diri, yang secara langsung mendukung visi sekolah dalam mencetak generasi yang Berkarakter. Sekolah meyakini bahwa pondasi religius yang kuat akan menjadi modal utama bagi siswa dalam menghadapi tantangan zaman dengan integritas yang tinggi.

Selain melalui kurikulum formal, penguatan mental ini diwujudkan melalui pembiasaan rutin setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai. Para siswa dengan Antusias mengikuti kegiatan tadarus Al-Quran, khususnya pembacaan surah-surah pendek, yang bertujuan untuk menciptakan ketenangan batin dan kesiapan spiritual sebelum menerima ilmu pengetahuan. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya sekolah untuk menjaga kesehatan mental siswa agar tetap Sehat secara rohani, sehingga suasana belajar mengajar di lingkungan SDN 10 Mentok selalu memiliki energi positif dan keberkahan.

Sebagai langkah konkret, sekolah telah menyiapkan rangkaian program unggulan, diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah setiap pagi. Program ini bertujuan melatih kedisiplinan dan keistiqomahan siswa dalam beribadah. Selanjutnya, pada tanggal 11 dan 12 Maret 1447 H, SDN 10 Mentok akan menyelenggarakan Pesantren Kilat bagi siswa kelas 4, 5, dan 6. Melalui sentuhan Inovasi dalam penyampaian materi, Pesantren Kilat ini diharapkan dapat memberikan pemahaman agama yang lebih mendalam dan aplikatif, sehingga siswa tidak hanya menghafal teori tetapi mampu mempraktikkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.


Sisi sosial dan kebersamaan juga diperkuat melalui kegiatan Pembagian Takjil dan Buka Puasa Bersama. Pembagian takjil kepada warga sekitar bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, yang merupakan cerminan dari pribadi yang Berkarakter mulia. Sementara itu, acara buka puasa bersama menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah. Dengan semangat kebersamaan ini, hubungan antara guru dan siswa menjadi lebih harmonis, menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan penuh dengan keceriaan serta semangat Antusias.

Keteladanan dalam beribadah juga ditunjukkan oleh para pendidik melalui program Khataman Quran bagi guru dan pegawai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual tenaga pendidik agar tetap Sehat secara mental dan rohani dalam mengemban amanah pendidikan. Dengan rutin berinteraksi dengan Al-Quran, para guru diharapkan mampu memberikan inspirasi dan menjadi figur teladan bagi para siswa. Hal ini juga membuktikan bahwa SDN 10 Mentok terus melakukan Inovasi dalam membangun budaya literasi Al-Quran di lingkungan kerja demi menjaga keberkahan institusi.

Kepedulian sekolah terhadap kesejahteraan siswa secara menyeluruh juga tertuang dalam program "Ramadan Peduli". Program ini dikhususkan untuk memberikan santunan dan dukungan kepada siswa yatim serta siswa yang kurang mampu di lingkungan SDN 10 Mentok. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh siswa dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan rasa syukur dan tetap Sehat secara fisik maupun mental tanpa merasa kekurangan. Program ini merupakan perwujudan nyata dari rasa persaudaraan dan tanggung jawab sosial yang dijunjung tinggi oleh seluruh warga sekolah.

Melalui tujuh program unggulan selama Ramadan 1447 H ini, bagian SDN 10 Mentok untuk mewujudkan visi BISA dalam setiap aspek kegiatan. Akhir dari rangkaian program ini diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, sehingga mereka bermental dan Berkarakter kuat, terbuka terhadap Inovasi, memiliki jiwa dan raga yang Sehat, serta selalu Antusias dalam menebar kebaikan. Pendidikan yang menyentuh aspek spiritual seperti ini diharapkan menjadi nilai positif yang berkelanjutan di SDN 10 Mentok.@




Continue Reading | comments

Peringati HUT ke-48, SD Negeri 10 Mentok Gelar ‘Jum’at Sehat’ di Pantai Tanjung Kalian

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


SD Negeri 10 Mentok hari ini merayakan hari jadinya yang ke-48 tahun sejak didirikan pada tahun 1977 dengan menggelar kegiatan "Jum’at Sehat" di lokasi ikonik, Pantai Batu Rakit Tanjung Kalian Mentok. Kegiatan ini menjadi bagian perayaan ulang tahun sekolah yang dilaksanakan secara berbeda namun tetap penuh makna, melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6 bersama perwakilan orang tua, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan berlangsung meriah hingga pukul 10.30 WIB.


Acara pagi diawali dengan momen yang membangkitkan rasa bangga, di mana seluruh peserta berkumpul dan secara serentak menyanyikan Mars SDN 10 Mentok sebelum beranjak ke sesi kebugaran. Selanjutnya, semangat pagi dipompa melalui dua sesi senam. Sesi pertama adalah Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan mental siswa. Dilanjutkan dengan Senam BISA (SDN 10 Mentok), sebuah senam khas sekolah yang dirancang untuk memperkuat identitas dan kekompakan warga sekolah.

Setelah memanaskan tubuh, kegiatan berlanjut dengan aksi nyata peduli lingkungan melalui Operasi Semut. Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan sampah di area sekitar pantai. Aksi ini memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan sikap cinta dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sejak dini, sekaligus menjadikan area pantai tetap lestari. Operasi Semut ini menjadi perwujudan karakter gotong royong yang ingin ditanamkan sekolah.


Keceriaan semakin bertambah pada sesi perlombaan tradisional yang menguji fisik dan kekompakan tim. Dua lomba utama yang diselenggarakan adalah Tarik Tambang dan Lari Estafet. Lomba Tarik Tambang bertujuan untuk melatih kekuatan otot, kerja sama tim, dan kepemimpinan. Sementara Lari Estafet dirancang untuk mengasah kecepatan, koordinasi, dan menumbuhkan daya juang para siswa. Seluruh kompetisi berlangsung dalam semangat persahabatan dan sportivitas tinggi.


Kepala SD Negeri 10 Mentok menyatakan bahwa perayaan ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan HUT sekolah yang rutin dilaksanakan. Beliau menekankan bahwa meskipun bentuk pelaksanaannya berbeda dari tahun sebelumnya, hal tersebut tidak mengurangi maknanya yang hakiki. Keterlibatan aktif guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua menjadi kunci kesuksesan acara.

Beliau menutup dengan menegaskan bahwa makna utama dari kegiatan yang berbeda ini adalah mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah, menumbuhkan jiwa gotong royong, dan memprioritaskan kesehatan sebagai bekal utama bagi masa depan generasi hebat. Suksesnya pelaksanaan "Jum'at Sehat" di hari jadi ke-48 ini menunjukkan komitmen SD Negeri 10 Mentok dalam membangun siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat fisik dan mental, serta berkarakter kuat.@























Continue Reading | comments

DLH Bangka Barat Lakukan Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di SD Negeri 10 Mentok

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Barat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten di SD Negeri 10 Mentok pada hari Rabu, 3 September 2025. SD Negeri 10 Mentok sendiri merupakan salah satu dari delapan sekolah dasar di Kecamatan Mentok yang mengikuti program ini. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas sekolah tersebut bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan penguatan kepada sekolah dalam mempersiapkan diri menuju program Sekolah Adiwiyata, yaitu sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Seluruh guru dan tenaga kependidikan SD Negeri 10 Mentok turut serta sebagai peserta dalam pembinaan ini.

Kegiatan pembinaan diisi oleh rombongan tim dari DLH Kabupaten Bangka Barat yang terdiri dari Bapak Diki Anugrah Hardi, Bapak Iskandaria, dan Bapak Ismy Aikhwan Fadhlullah. Kehadiran tim DLH disambut baik oleh pihak sekolah yang diwakili oleh kepala sekolah Bapak Isriyanto, S.Pd.SD, dalam sambutannya, ini adalah sesuatu hal yang sangat penting untuk diikuti guna meningkatkan implementasi visi misi sekolah terutama terkait kualitas lingkungan hidup di sekolah. Sehingga, partisipasi SD Negeri 10 Mentok mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pemahaman dan implementasi program di lingkungan sekolah.

Acara dibuka oleh Bapak Diki Anugrah Hardi selaku pimpinan tim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan dan kesiapan SD Negeri 10 Mentok dalam menerima sosialisasi program ini. Beliau juga membagikan pengalaman berharga dari pelaksanaan program serupa di tahun-tahun sebelumnya, memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan keberhasilan yang dapat diraih dalam mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan.

Materi utama yang disampaikan oleh tim DLH mencakup berbagai aspek penting dalam program Adiwiyata. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain terkait mekanisme perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi gerakan peduli lingkungan di sekolah. Selain itu, dipaparkan pula secara rinci mengenai persyaratan usulan calon sekolah adiwiyata hingga mekanisme penilaian dan standar pemberian penghargaan Adiwiyata.

Untuk memantapkan pemahaman para peserta, sesi pembinaan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab, untuk menggali informasi lebih dalam dan mengklarifikasi berbagai hal teknis terkait implementasi program Adiwiyata. Sesi interaktif ini diharapkan dapat menguatkan materi yang telah disampaikan dan meningkatkan kesiapan SD Negeri 10 Mentok untuk mengambil bagian mendapatkan predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten.@






Continue Reading | comments

PORTAL INFORMASI BANGKA BARAT

isri isri

LOKASI

Flag Counter

KARYA SISWA

Lihat lainnya DISINI »

TAHUNAN

Lihat lainnya DISINI »

MITRA

Lihat lainnya DISINI »
sdn10muntok.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.
 

Guru (Tenaga Pengajar)

Kepala Sekolah 6A 6B 5A 5B 5B 4A 4B 3A 3B 2A 2B 1A 1B 1B PAI PAI
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »