Sinergi Visi BISA: SDN 10 Mentok Perkuat Mental Religius Siswa Melalui Program Ramadan 1447 H

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Bulan suci Ramadan 1447 H menjadi momentum bagi SDN 10 Mentok untuk mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan dengan pengembangan mental religius siswa. Dalam dunia pendidikan, Ramadan dipandang sebagai laboratorium karakter yang efektif untuk membentuk pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia. Melalui ibadah puasa, para siswa diajak untuk memahami esensi kejujuran dan pengendalian diri, yang secara langsung mendukung visi sekolah dalam mencetak generasi yang Berkarakter. Sekolah meyakini bahwa pondasi religius yang kuat akan menjadi modal utama bagi siswa dalam menghadapi tantangan zaman dengan integritas yang tinggi.

Selain melalui kurikulum formal, penguatan mental ini diwujudkan melalui pembiasaan rutin setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai. Para siswa dengan Antusias mengikuti kegiatan tadarus Al-Quran, khususnya pembacaan surah-surah pendek, yang bertujuan untuk menciptakan ketenangan batin dan kesiapan spiritual sebelum menerima ilmu pengetahuan. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya sekolah untuk menjaga kesehatan mental siswa agar tetap Sehat secara rohani, sehingga suasana belajar mengajar di lingkungan SDN 10 Mentok selalu memiliki energi positif dan keberkahan.

Sebagai langkah konkret, sekolah telah menyiapkan rangkaian program unggulan, diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah setiap pagi. Program ini bertujuan melatih kedisiplinan dan keistiqomahan siswa dalam beribadah. Selanjutnya, pada tanggal 11 dan 12 Maret 1447 H, SDN 10 Mentok akan menyelenggarakan Pesantren Kilat bagi siswa kelas 4, 5, dan 6. Melalui sentuhan Inovasi dalam penyampaian materi, Pesantren Kilat ini diharapkan dapat memberikan pemahaman agama yang lebih mendalam dan aplikatif, sehingga siswa tidak hanya menghafal teori tetapi mampu mempraktikkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.


Sisi sosial dan kebersamaan juga diperkuat melalui kegiatan Pembagian Takjil dan Buka Puasa Bersama. Pembagian takjil kepada warga sekitar bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, yang merupakan cerminan dari pribadi yang Berkarakter mulia. Sementara itu, acara buka puasa bersama menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah. Dengan semangat kebersamaan ini, hubungan antara guru dan siswa menjadi lebih harmonis, menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan penuh dengan keceriaan serta semangat Antusias.

Keteladanan dalam beribadah juga ditunjukkan oleh para pendidik melalui program Khataman Quran bagi guru dan pegawai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual tenaga pendidik agar tetap Sehat secara mental dan rohani dalam mengemban amanah pendidikan. Dengan rutin berinteraksi dengan Al-Quran, para guru diharapkan mampu memberikan inspirasi dan menjadi figur teladan bagi para siswa. Hal ini juga membuktikan bahwa SDN 10 Mentok terus melakukan Inovasi dalam membangun budaya literasi Al-Quran di lingkungan kerja demi menjaga keberkahan institusi.

Kepedulian sekolah terhadap kesejahteraan siswa secara menyeluruh juga tertuang dalam program "Ramadan Peduli". Program ini dikhususkan untuk memberikan santunan dan dukungan kepada siswa yatim serta siswa yang kurang mampu di lingkungan SDN 10 Mentok. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh siswa dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan rasa syukur dan tetap Sehat secara fisik maupun mental tanpa merasa kekurangan. Program ini merupakan perwujudan nyata dari rasa persaudaraan dan tanggung jawab sosial yang dijunjung tinggi oleh seluruh warga sekolah.

Melalui tujuh program unggulan selama Ramadan 1447 H ini, bagian SDN 10 Mentok untuk mewujudkan visi BISA dalam setiap aspek kegiatan. Akhir dari rangkaian program ini diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, sehingga mereka bermental dan Berkarakter kuat, terbuka terhadap Inovasi, memiliki jiwa dan raga yang Sehat, serta selalu Antusias dalam menebar kebaikan. Pendidikan yang menyentuh aspek spiritual seperti ini diharapkan menjadi nilai positif yang berkelanjutan di SDN 10 Mentok.@




Continue Reading | comments

Peringati HUT ke-48, SD Negeri 10 Mentok Gelar ‘Jum’at Sehat’ di Pantai Tanjung Kalian

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


SD Negeri 10 Mentok hari ini merayakan hari jadinya yang ke-48 tahun sejak didirikan pada tahun 1977 dengan menggelar kegiatan "Jum’at Sehat" di lokasi ikonik, Pantai Batu Rakit Tanjung Kalian Mentok. Kegiatan ini menjadi bagian perayaan ulang tahun sekolah yang dilaksanakan secara berbeda namun tetap penuh makna, melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6 bersama perwakilan orang tua, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan berlangsung meriah hingga pukul 10.30 WIB.


Acara pagi diawali dengan momen yang membangkitkan rasa bangga, di mana seluruh peserta berkumpul dan secara serentak menyanyikan Mars SDN 10 Mentok sebelum beranjak ke sesi kebugaran. Selanjutnya, semangat pagi dipompa melalui dua sesi senam. Sesi pertama adalah Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan mental siswa. Dilanjutkan dengan Senam BISA (SDN 10 Mentok), sebuah senam khas sekolah yang dirancang untuk memperkuat identitas dan kekompakan warga sekolah.

Setelah memanaskan tubuh, kegiatan berlanjut dengan aksi nyata peduli lingkungan melalui Operasi Semut. Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan sampah di area sekitar pantai. Aksi ini memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan sikap cinta dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sejak dini, sekaligus menjadikan area pantai tetap lestari. Operasi Semut ini menjadi perwujudan karakter gotong royong yang ingin ditanamkan sekolah.


Keceriaan semakin bertambah pada sesi perlombaan tradisional yang menguji fisik dan kekompakan tim. Dua lomba utama yang diselenggarakan adalah Tarik Tambang dan Lari Estafet. Lomba Tarik Tambang bertujuan untuk melatih kekuatan otot, kerja sama tim, dan kepemimpinan. Sementara Lari Estafet dirancang untuk mengasah kecepatan, koordinasi, dan menumbuhkan daya juang para siswa. Seluruh kompetisi berlangsung dalam semangat persahabatan dan sportivitas tinggi.


Kepala SD Negeri 10 Mentok menyatakan bahwa perayaan ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan HUT sekolah yang rutin dilaksanakan. Beliau menekankan bahwa meskipun bentuk pelaksanaannya berbeda dari tahun sebelumnya, hal tersebut tidak mengurangi maknanya yang hakiki. Keterlibatan aktif guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua menjadi kunci kesuksesan acara.

Beliau menutup dengan menegaskan bahwa makna utama dari kegiatan yang berbeda ini adalah mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah, menumbuhkan jiwa gotong royong, dan memprioritaskan kesehatan sebagai bekal utama bagi masa depan generasi hebat. Suksesnya pelaksanaan "Jum'at Sehat" di hari jadi ke-48 ini menunjukkan komitmen SD Negeri 10 Mentok dalam membangun siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat fisik dan mental, serta berkarakter kuat.@























Continue Reading | comments

DLH Bangka Barat Lakukan Sosialisasi Sekolah Adiwiyata di SD Negeri 10 Mentok

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Barat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten di SD Negeri 10 Mentok pada hari Rabu, 3 September 2025. SD Negeri 10 Mentok sendiri merupakan salah satu dari delapan sekolah dasar di Kecamatan Mentok yang mengikuti program ini. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas sekolah tersebut bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan penguatan kepada sekolah dalam mempersiapkan diri menuju program Sekolah Adiwiyata, yaitu sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Seluruh guru dan tenaga kependidikan SD Negeri 10 Mentok turut serta sebagai peserta dalam pembinaan ini.

Kegiatan pembinaan diisi oleh rombongan tim dari DLH Kabupaten Bangka Barat yang terdiri dari Bapak Diki Anugrah Hardi, Bapak Iskandaria, dan Bapak Ismy Aikhwan Fadhlullah. Kehadiran tim DLH disambut baik oleh pihak sekolah yang diwakili oleh kepala sekolah Bapak Isriyanto, S.Pd.SD, dalam sambutannya, ini adalah sesuatu hal yang sangat penting untuk diikuti guna meningkatkan implementasi visi misi sekolah terutama terkait kualitas lingkungan hidup di sekolah. Sehingga, partisipasi SD Negeri 10 Mentok mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pemahaman dan implementasi program di lingkungan sekolah.

Acara dibuka oleh Bapak Diki Anugrah Hardi selaku pimpinan tim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan dan kesiapan SD Negeri 10 Mentok dalam menerima sosialisasi program ini. Beliau juga membagikan pengalaman berharga dari pelaksanaan program serupa di tahun-tahun sebelumnya, memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan keberhasilan yang dapat diraih dalam mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan.

Materi utama yang disampaikan oleh tim DLH mencakup berbagai aspek penting dalam program Adiwiyata. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain terkait mekanisme perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi gerakan peduli lingkungan di sekolah. Selain itu, dipaparkan pula secara rinci mengenai persyaratan usulan calon sekolah adiwiyata hingga mekanisme penilaian dan standar pemberian penghargaan Adiwiyata.

Untuk memantapkan pemahaman para peserta, sesi pembinaan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab, untuk menggali informasi lebih dalam dan mengklarifikasi berbagai hal teknis terkait implementasi program Adiwiyata. Sesi interaktif ini diharapkan dapat menguatkan materi yang telah disampaikan dan meningkatkan kesiapan SD Negeri 10 Mentok untuk mengambil bagian mendapatkan predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten.@






Continue Reading | comments

Semangat Kemerdekaan, Guru dan Siswa SDN 10 Mentok Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-80

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Sekolah Dasar (SD) Negeri 10 Mentok menunjukkan semangat dan partisipasi tinggi dengan mengikutsertakan dua regu dalam Lomba Gerak Jalan tingkat Kabupaten Bangka Barat. Kegiatan yang berlangsung meriah pada hari Kamis, 28 Agustus 2025 ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari sekolah, instansi pemerintahan, hingga organisasi masyarakat, yang semuanya bersemangat menyemarakkan hari kemerdekaan.

SD Negeri 10 Mentok tampil percaya diri dengan menurunkan dua barisan andalannya. Barisan siswa yang mendapatkan nomor peserta 018 terdiri dari gabungan 19 siswa kelas V dan VI (6A; Miftha Azahra, Atika Zahra Ratifa, Puji Lestari. 6B; Arin Jihan Aqila, Nuzullia Rahmadani, Salsabila Kirana, Trisha Hardila. 5B; Naysila Khanza A, ⁠Adeeva Aprila Puri, ⁠Sheliza Hakim, ⁠Nadhira Nur Athifa, ⁠Ayila, ⁠Rizkya Ayu, ⁠Sela Sulistia, Harsita Henaya. 5A; Anisa Karunia Ramadhani, Nabila Aqila, Ochila Akinah Azalia, Yiyin Vidyaningrum). Bertindak sebagai pemimpin regu (pindru) adalah Ananda Arin Jihan Aqila, siswi kelas VI B yang memimpin rekan-rekannya menyusuri rute yang telah ditentukan panitia.

Tidak mau ketinggalan, barisan para pendidik dan tenaga kependidikan SD Negeri 10 Mentok juga tidak mau ketinggalan turut unjuk gigi. Dengan nomor peserta 326, barisan yang terdiri dari 10 orang merupakan gabungan guru, tenaga kependidikan, anggota paguyuban orang tua siswa, serta alumni. Barisan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Isriyanto, S.Pd.SD., sebagai pindru.

Pelepasan peserta lomba gerak jalan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Bangka Barat, Bapak Markus, SH, beserta jajaran pemerintahan daerah yang memberikan dukungan dari panggung kehormatan. Para peserta menempuh rute yang cukup menantang, dimulai dari depan Kantor KPU di Lapangan Voli Bina Jaya, melewati berbagai ikon penting kota Mentok seperti Pasar Lorong III, Wisma Ranggam, hingga akhirnya mencapai garis finis di belakang Masjid Baitul Hikmah.

Kepala Sekolah Bapak Isriyanto, S.Pd.SD mengungkapkan tujuan berpartisipasi dalam kegiatan ini bukan semata-mata untuk meraih juara, melainkan sebagai wujud nyata penanaman rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme kepada para siswa sejak dini. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar tentang disiplin, kerja sama tim, dan perjuangan untuk mencapai tujuan bersama, yang merupakan cerminan dari nilai-nilai kemerdekaan.

Lebih lanjut, Bapak Isriyanto menambahkan bahwa keikutsertaan kombinasi guru, paguyuban dan alumni menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi serta menunjukkan sinergi yang kuat antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Partisipasi SD Negeri 10 Mentok dalam perayaan HUT RI ke-80 ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.@















Continue Reading | comments

PORTAL INFORMASI BANGKA BARAT

isri isri

LOKASI

Flag Counter

KARYA SISWA

Lihat lainnya DISINI »

TAHUNAN

Lihat lainnya DISINI »

MITRA

Lihat lainnya DISINI »
sdn10muntok.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.
 

Guru (Tenaga Pengajar)

Kepala Sekolah 6A 6B 5A 5B 5B 4A 4B 3A 3B 2A 2B 1A 1B 1B PAI PAI
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »