Tampilkan postingan dengan label PAGUYUBAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PAGUYUBAN. Tampilkan semua postingan

MPLS SDN 10 Mentok Penuh Warna

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A



MENTOK, 17 Juli 2026 – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SDN 10 Mentok sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para peserta didik baru. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 13 hingga 17 Juli 2026 ini, dikemas dengan berbagai aktivitas edukatif, kreatif, dan menyenangkan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

Hari Pertama: Upacara Pembukaan dan Penyematan Atribut Simbolik

Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin, 13 Juli 2026, yang diawali dengan upacara bendera bersama seluruh warga sekolah. Suasana khidmat menyelimuti lapangan sekolah saat Kepala SDN 10 Mentok secara resmi membuka kegiatan MPLS. Sebagai tanda dimulainya perjalanan akademik para siswa baru, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolik kepada dua orang perwakilan siswa baru—satu laki-laki dan satu perempuan. Penyematan ini menandai diterimanya mereka secara resmi sebagai bagian dari keluarga besar SDN 10 Mentok tahun ajaran 2026/2027.




Hari Kedua hingga Keempat: Mengenal, Mendengar, dan Menanam

  • Hari Kedua (Selasa): Fokus kegiatan beralih pada pengenalan lingkungan sekolah. Didampingi oleh para guru, para siswa baru diajak berkeliling untuk mengenal ruang kelas, perpustakaan, fasilitas sekolah, serta menyapa para guru dan staf yang akan menemani proses belajar mereka ke depan.

  • Hari Ketiga (Rabu): Suasana ceria begitu terasa saat anak-anak berkumpul untuk mendengarkan dongeng yang disajikan secara interaktif oleh para guru. Kegiatan mendongeng ini tidak hanya menghibur, tetapi juga disisipi pesan-pesan moral dan budi pekerti luhur untuk membentuk karakter mulia sejak dini.



  • Hari Keempat (Kamis): Mengusung tema kelestarian lingkungan, para siswa diajak melakukan aksi nyata melalui gerakan "Menanam untuk Tumbuh". Setiap siswa baru berpartisipasi dalam penanaman bibit tanaman berbuah di area sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap alam dan mengajarkan filosofi bahwa seperti tanaman, mereka juga sedang menanam ilmu untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul.



Hari Kelima: Penutupan MPLS yang Berkesan

Rangkaian MPLS resmi berakhir pada hari kelima. Acara penutupan diisi dengan refleksi bersama, penampilan singkat dari para siswa, dan pesan hangat dari pihak sekolah.

"Kegiatan MPLS ini dirancang agar anak-anak tidak merasa takut saat memasuki fase sekolah dasar. Kami ingin mereka merasa aman, nyaman, dan bersemangat. Melalui tema penanaman pohon kemarin, kami juga berharap mereka tumbuh kuat secara karakter dan wawasan," ujar Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, S.Pd., M.Pd di sela-sela acara penutupan.

Dengan berakhirnya MPLS ini, para peserta didik baru SDN 10 Mentok kini siap melangkah mantap memulai petualangan belajar mereka di tahun ajaran 2026/2027.







Continue Reading | comments

Peringati HUT ke-48, SD Negeri 10 Mentok Gelar ‘Jum’at Sehat’ di Pantai Tanjung Kalian

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


SD Negeri 10 Mentok hari ini merayakan hari jadinya yang ke-48 tahun sejak didirikan pada tahun 1977 dengan menggelar kegiatan "Jum’at Sehat" di lokasi ikonik, Pantai Batu Rakit Tanjung Kalian Mentok. Kegiatan ini menjadi bagian perayaan ulang tahun sekolah yang dilaksanakan secara berbeda namun tetap penuh makna, melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6 bersama perwakilan orang tua, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan berlangsung meriah hingga pukul 10.30 WIB.


Acara pagi diawali dengan momen yang membangkitkan rasa bangga, di mana seluruh peserta berkumpul dan secara serentak menyanyikan Mars SDN 10 Mentok sebelum beranjak ke sesi kebugaran. Selanjutnya, semangat pagi dipompa melalui dua sesi senam. Sesi pertama adalah Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan mental siswa. Dilanjutkan dengan Senam BISA (SDN 10 Mentok), sebuah senam khas sekolah yang dirancang untuk memperkuat identitas dan kekompakan warga sekolah.

Setelah memanaskan tubuh, kegiatan berlanjut dengan aksi nyata peduli lingkungan melalui Operasi Semut. Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan sampah di area sekitar pantai. Aksi ini memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan sikap cinta dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sejak dini, sekaligus menjadikan area pantai tetap lestari. Operasi Semut ini menjadi perwujudan karakter gotong royong yang ingin ditanamkan sekolah.


Keceriaan semakin bertambah pada sesi perlombaan tradisional yang menguji fisik dan kekompakan tim. Dua lomba utama yang diselenggarakan adalah Tarik Tambang dan Lari Estafet. Lomba Tarik Tambang bertujuan untuk melatih kekuatan otot, kerja sama tim, dan kepemimpinan. Sementara Lari Estafet dirancang untuk mengasah kecepatan, koordinasi, dan menumbuhkan daya juang para siswa. Seluruh kompetisi berlangsung dalam semangat persahabatan dan sportivitas tinggi.


Kepala SD Negeri 10 Mentok menyatakan bahwa perayaan ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan HUT sekolah yang rutin dilaksanakan. Beliau menekankan bahwa meskipun bentuk pelaksanaannya berbeda dari tahun sebelumnya, hal tersebut tidak mengurangi maknanya yang hakiki. Keterlibatan aktif guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua menjadi kunci kesuksesan acara.

Beliau menutup dengan menegaskan bahwa makna utama dari kegiatan yang berbeda ini adalah mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah, menumbuhkan jiwa gotong royong, dan memprioritaskan kesehatan sebagai bekal utama bagi masa depan generasi hebat. Suksesnya pelaksanaan "Jum'at Sehat" di hari jadi ke-48 ini menunjukkan komitmen SD Negeri 10 Mentok dalam membangun siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat fisik dan mental, serta berkarakter kuat.@























Continue Reading | comments

Siswa Jalani MPLS Ramah, Orang Tua Percantik Ruang Kelas di SDN 10 Mentok

Oleh: "SDN 10 Muntok" | B.I.S.A


Pekan pertama tahun ajaran 2025/2026 di SD Negeri 10 Mentok diwarnai dengan aktivitas kesiswaan dan kebersamaan orang tua. Di satu sisi, para siswa baru disambut dengan keceriaan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sementara di sisi lain, kekompakan orang tua terwujud dalam aksi nyata "Paguyuban Peduli Kelas" yang bertujuan meningkatkan kenyamanan belajar.

Kegiatan MPLS yang mengusung konsep RAMAH ini dirancang khusus untuk menyambut para murid, terutama siswa kelas 1, agar dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Berbagai agenda menarik telah dilaksanakan, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah dan para guru, hingga kegiatan kreatif seperti menggambar untuk membuat identitas diri. Momen kebersamaan juga dibangun melalui kegiatan bernyanyi dan senam bersama, serta dinamika kelompok yang melibatkan interaksi dengan kakak kelas.









Menurut panitia MPLS yang juga merupakan wali kelas 1, Ibu Imelda Rosalia, S.Pd dan Ibu Annisa Fitriyana, S.Pd, kegiatan ini memiliki tujuan yang mendalam. Keduanya berharap melalui MPLS selama lima hari ini, para siswa tidak hanya mengenal lingkungan fisik sekolah, tetapi juga dapat menjadi pondasi awal bagi pembentukan karakter. "Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah pertama untuk menanamkan sifat mandiri, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini," ujar mereka.

Rangkaian kegiatan MPLS selama lima hari tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Sekolah, Bapak Isriyanto, S.Pd.SD, pada hari terakhir (Jum'at, 18 Juli 2025). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dewan guru dan terutama kepada para wali murid kelas 1 yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan MPLS. Beliau juga tak henti memberikan motivasi agar seluruh murid mempersiapkan diri menghadapi proses pembelajaran di tahun ajaran ini dengan penuh semangat.

Tidak hanya berfokus pada pengenalan siswa baru, minggu pertama di SD Negeri 10 Mentok juga diwarnai oleh inisiatif luar biasa dari para orang tua murid melalui gerakan "Paguyuban Peduli Kelas". Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi aktif orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi anak-anak mereka di awal tahun ajaran.

Para orang tua yang tergabung dalam paguyuban setiap kelas secara sukarela dan bergotong royong meluangkan waktu dan tenaga mereka. Mereka bersama-sama merapikan, membersihkan, hingga melakukan kegiatan pengecatan, khususnya untuk dinding kelas serta meja dan kursi siswa. Antusiasme para orang tua sangat terasa, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kenyamanan belajar anak-anak mereka.

Kepala sekolah, Bapak Isriyanto, menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif dari para orang tua ini. Beliau menuturkan bahwa semangat gotong royong ini adalah cerminan kemitraan yang solid antara sekolah dan keluarga. Sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang orang tua kepadanya, "Kelas rapi, anak pun senang belajarnya, Pak." Ungkapan sederhana ini merangkum harapan besar bahwa lingkungan yang baik akan melahirkan semangat belajar yang tinggi.@
















Continue Reading | comments

PORTAL INFORMASI BANGKA BARAT

isri isri

LOKASI

Flag Counter

Alur SPBM 2026

Alur SPBM 2026

Alur Pelayanan Publik

Alur Pelayanan Publik
SDN 10 Mentok

KARYA SISWA

Lihat lainnya DISINI »

TAHUNAN

Lihat lainnya DISINI »

MITRA

Lihat lainnya DISINI »
sdn10muntok.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.
 

Guru (Tenaga Pengajar)

Kepala Sekolah 6A 6B 5A 5B 5B 4A 4B 3A 3B 2A 2B 1A 1B 1B PAI PAI
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »
Lihat lainnya DISINI »